Profil

Program Studi S2 Teknologi Pendidikan, Program Pasca Sarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta memulai kegiatan akademiknya pada tahun akademik 1999/2000 (September 1999) berdasarkan Surat Keputusan dirjen Dikti No. 255/DIKTI/Kep/1999. Sejak berdiri sampai sekarang telah dilakukan akreditasi dari BAN PT pada bulan juni tahun 2004 dengan memperoleh peringkat A. Kemudian kembali terakreditasi A pada tahun 2010.

Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Sebelas Maret pertama kali menerima mahasiswa pada tahun 1999. Karena besarnya minat masyarakat yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang S2 bidang teknologi pendidikan, program studi ini mengawali kegiatannya dengan membuka 2 (dua) kelas paralel yang masing-masing terdiri dari 23 mahasiswa.

Calon mahasiswa yang diterima masuk di Program Studi Teknologi Pendidikan ini terdiri dari dosen baik yang berasal dari perguruan tinggi negeri  maupun swasta di sekitar Surakarta, tenaga edukatif dari pendidikan sekolah dasar sampai pada tingkat pendidikan menengah dan berbagai instansi dari bermacam-macam disiplin ilmu di jenjang Strata Satu (S1).

“Menjadi Program Studi yang diandalkan dalam menghasilkan teknolog pendidikan yang mampu mengembangkan dan mengelola sistem pembelajaran sesuai dengan perkembangan lingkungan dan teknologi tahun 2020 ”

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang bermutu tinggi sehingga menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi mengembangkan dan mengelola sistem pembelajaran yang dapat bersaing di tingkat global.
  2. Menghasilkan strategi-strategi dan produk pembelajaran pada tingkat makro dan mikro dengan pendekatan sistem belajar mandiri melalui penelitian dan pengembangan di bidang Teknologi Pendidikan
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka penerapan dan penyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Teknologi Pendidikan.
  4. Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai pihak dalam lingkup nasional maupun internasional

Secara umum Program Studi Magister Teknologi Pendidikan ini bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam bidang teknologi pendidikan dengan kemampuan untuk menjadi pendidik, peneliti dan pengembang/tenaga ahli yang berkualifikasi teknologi pendidikan dan pengelola satuan pendidikan/latihan.

Secara khusus, Program Studi Magister Teknologi Pendidikan mempunyai tujuan menghasilkan Magister teknologi pendidikan yang :

  1. Memiliki wawasan pendidikan secara komprehensif untuk peningkatan kualitas pendidikan;
  2. Mampu mengembangkan pendidikan dan pembelajaran pada tingkat makro dan mikro yang berorientasi pada perkembangan IPTEK dengan pendekatan sistem belajar mandiri;
  3. Mampu mengembangkan teknologi pendidikan yang secara luas digunakan dalam pembelajaran terutama yang mendorong kemandirian dalam belajar melalui penelitian dan pengembangan;
  4. Mampu mengaplikasikan proses-proses dan sumber-sumber belajar, untuk mendorong kemandirian belajar melalui pengabdian pada masyarakat dan kerja sama antar lembaga;
  5. Mampu mengelola teknologi pendidikan melalui perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengawasan;
  6. Mampu mengevaluasi proses belajar dan pembelajaran secara akurat;
  7. Mampu mengelola satuan lembaga pendidikan/latihan
  1. Peningkatan sebaran dan kualitas calon mahasiswa dengan indikator Sebaran calon mahasiswa mencakup seluruh Indonesia, dengan 20% mahasiswa asing, dengan kualitas baik (dilihat dari skor TPA dan EAP) pada tahun 2020
  2. Peningkatan jumlah dan kualitas sarana dan prasarana dengan Memiliki laboratorium audio visual lengkap dan berstandar internasional dan pemanfaatan secara optimal sarana pendukung tersebut pada tahun 2020
  3. Pemutakhiran kurikulum dalam upaya peningkatan kompetensi lulusan dengan indikator Setiap dosen (100 %) melakukan Penulisan buku ber-ISBN yang mendukung perkuliahan tahun 2020
  4. Peningkatan jumlah dan mutu pembelajaran dengan indikator Pembelajaran berbasis e-learning untuk 75% mata kuliah tahun 2020
  5. Peningkatan frekuensi dan kualitas kegiatan keilmuan, dengan indikator Penyelenggaraan Seminar Nasional Teknologi Pendidikan dan Seminar Internasional sekali dalam setahun dengan partisipasi pemakalah asing sebesar 15 % , ditambah Kuliah Umum (Studium General) 4 kali/tahun tahun 2020
  6. Peningkatan kompetensi dosen dengan indikator Semua dosen bergelar doktor dengan 18 orang diantaranya Guru Besar (78 %) tahun 2020
  7. Peningkatan jumlah dan mutu penelitian dan pengabdian masyarakat, dengan indikator 75 % dosen melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat unggulan yang melibatkan mahasiswa tahun 2020
  8. Melakukan penjaminan mutu internal dengan indikator mengimplementasikan manual mutu dan SOP setiap 1 tahun sekali tahun 2020
  9. Meningkatkan kemitraan dan kerjasama dengan indikator kemitraan dan kerjasama dengan 4 (dua) Program Studi sejenis dari PT lain, 1 (satu) perguruan tinggi luar negeri dan lembaga terkait lainnya (LPMP, Balitbang Kemdiknas, BSNP) tahun 2020